{"id":858,"date":"2019-10-31T06:14:09","date_gmt":"2019-10-31T06:14:09","guid":{"rendered":"https:\/\/pi.fud.iain-surakarta.ac.id\/?p=858"},"modified":"2019-11-03T20:02:26","modified_gmt":"2019-11-03T20:02:26","slug":"psikologi-islam-hadiri-milenial-tanggap-bencana-di-uin-walisongo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/2019\/10\/31\/psikologi-islam-hadiri-milenial-tanggap-bencana-di-uin-walisongo\/","title":{"rendered":"PSIKOLOGI ISLAM HADIRI MILENIAL TANGGAP BENCANA  DI UIN WALISONGO"},"content":{"rendered":"\n<p>Sukoharjo \u2013 Pada hari sabtu \u2013 minggu, 26 &#8211; 27 Oktober 2019 jurusan Psikologi Islam IAIN Surakarta mengirimkan dua orang delegasinya yaitu Aris Setiawan (mahasiswa semester 5) dan Pingky Ayu Lestari (mahasiswi semester 3)&nbsp; untuk megikuti acara seminar \u201cMilenial Tanggap Bencana\u201d dan Pelatihan keterampilan \u201cPsychological First Aid untuk kasus Trauma, Depresi, dan Risiko&nbsp; Bunuh Diri pada Penyintas Bencana\u201d yang dilaksananakan di Gedung B, Ruang 1.2, Fakultas Psikologi dan kesehatan Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang, Jawa Tengah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"459\" height=\"286\" src=\"https:\/\/pi.fud.iain-surakarta.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/image-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-860\" srcset=\"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/image-1.png 459w, https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/image-1-150x93.png 150w\" sizes=\"(max-width: 459px) 100vw, 459px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Acara ini merupakan salah saru\nprogram kerja Kompartemen Pengabdian Masyarakat, HIMPSI Wilayah Jawa Tengah.\nAcara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari Kesehatan Mental\nSedunia 2019. Acara dimulai pukul 08.30 WIB, yang dibuka oleh MC. Setelah\npembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya,&nbsp; peserta dan panitia sangat bersemangat dalam\nmenyanyikannya. Acara selanjutnya yaitu sambutan \u2013 sambutan, sambutan pertama\ndisampaikan oleh ketua HIMPSI Jateng yaitu Bapak Ouys Alkharani, M.M., M.Psi.,\nPsikolog, beliau menyampaikan banyak terimakasih kepada panitia penyelenggara\ndan peserta umum maupun delegasi yang telah hadir dalam acara seminar dan\npelatihan serta mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Psikologi dan\nkesehatan UIN Walisongo, yang telah menyediakan tempat, dan fasilitas lainnya\ndalam&nbsp; acara ini. Selain itu, beliau juga\nmenyampaikan tentang tujuan diselenggarakannya acara ini yaitu untuk&nbsp; saling bisa mensinergikan dalam penanganan\nbencana alam khususnya di Jawa Tengah, dan untuk mempermudah koordinasi antar\nmasiswa dan praktisi psikologi yang akan terjun ke tempat bencana agar nantinya\ntidak ada tumpang tindih kegiatan dan miskomunikasi pada saat terjadi benca\nalam. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Prof. Dr. H. Syamsul Ma\u2019arif,\nM.Ag, beliau menyampaikan banyak terimakasih kepada HIMPSI Jateng yang telah\nmempercayakan penyelenggaraan acara ini di Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN\nWalisongo Semarang. <\/p>\n\n\n\n<p>Acaranya\nselanjutnya yaitu penyampaian materi mengenai peta bencana di jawa tengah dan\nmanajemen penanggulangan bencana yang disampaikan oleh Bapak Dinarjati Nugroho\nsaputro, S.Psi,&nbsp; mewakili Kepala PLH BPBD\nJateng, Bapak Drs. Sudaryanto, M.si dikarenakan berhalangan hadir, beliau\nmenjelaskan mengenai posisi Indonesia secara geografis, pergerakan lempeng di\nIndonesia, kondisi geologi Indonesia, menjelaskan wilayah \u2013 wilayah yang rawan\nbencana di Indonesia, menyampaikan ancaman bencana yang ada di Jawa Tengah,\nmisalnya seperti gempa bumi, tsunami, gas beracum, kebakaran, kekeringan, tanah\nlongsor, puting beliung, gunung meletus, dan banjir. Kemudian beliau\nmeyampaikan mengenai manajeman bencana, yang dibagi menjadi tiga tahap, yang\npertama yaitu pra bencana (mitigasi bencana, manajeman resiko bencana, dan\nkesiapsiagaan), yang kedua yaitu saat bencana (manajemen kedarutatan), ketiga\nyaitu pasca bencana (manajemen pemulihan). Selain itu, beliau juga menyampaikan\nbahwa menjadi seorang relawan, harus memiliki kemampuan dan kepedulian untuk\nberkerja secara sukarela dan ikhlas dalam upaya penanggulangan bencana.\nKemudian beliau menyampaikan beberapa kegiatan relawan jawa tengah yang telah\ndilaksanakan, seperti mendirikan tenda, dan pembuatan layanan MCK dan\npenyaluran Logistik di kota Lombok NTB (agustus 2018),&nbsp; kemudian di kota Palu, kab. Sigi dan donggala\nSulawesi tengah, (oktober 2018) layanan pendirian tenda, layanan dapur umum,\nlayanan kesehatan dan layanan pembangunan hunian sementara. Kemudian di kab.\nPendeglang Banten. (desember 2018) dan di kab. Sukabumi dan kota Lampung\n(januari 2019) penyaluran tenda dan logistik.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Acara selanjutnya yaitu penyampaian materi mengenai peran ilmuan dan praktisi psikologi untuk kebencanaan di jawa tengah, yang disampaikan oleh ketua HIMPSI Jateng Bapak Ouys Alkharani, M.M., M.Psi., Psikolog, beliau menyampaikan&nbsp; peran ilmuan psikologi dan psikolog dalam penanganan bencana, seperti meminimalisir risiko dan dampak paparan bencana kepada korban, terutama pada saat fase rekonstruksi,&nbsp; bisa dengan cara pertolongan pertama psikologis (PFA) dan&nbsp; bisa juga dengan cara Pemulihan trauma (Trauma Healing).&nbsp; Beliau juga menceritakan pengalaman \u2013 pengalaman beliau pada saat terjun menjadi seorang relawan di beberapa tempat yang mengalami benca alam di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"571\" height=\"253\" src=\"https:\/\/pi.fud.iain-surakarta.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-859\" srcset=\"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/image.png 571w, https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/image-150x66.png 150w\" sizes=\"(max-width: 571px) 100vw, 571px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kemudian\nacara yang selanjutnya yaitu disampaikan oleh dua perwakilan mahasiswa\nUniversitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yaitu Ayu Rizqy Ramadhani dan Anisa\nFadhilah Qalami, mereka menyampaikan pengalaman mereka pada saat menjadi\nrelawan di Kalibening Banjarnegara, di Lombok NTB, dan di kota Palu, Sigi,\nserta Donggala. Setelah itu penyampaian materi selesai, kemudia dilanjutkan\nTanya jawab, dan pada pukul 12.00 acara seminar milenial tanggap bencara\nselesai, dilanjutkan dengan istirahat, sholat, dan makan.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pada pukul 13.00 acara pelatihan\nketerampilan dimulai dengan penyampain materi Psychological First Aid, yang\ndisampaikan oleh Bapak Yudi Kurnniawan, M.Psi., Psikolog, beliau menyampaikan,\nPFA merupakan cara untuk memberikan dukungan emosional dan membantu&nbsp; mengurangi distress dan mencegah perilaku\nnegative. Terdapat tiga prinsip PFA, yaitu : look, listen dan link, kemudian\ndiakhir materi, para peserta pelatihan langsung melakukan praktik metode PFA\nini.&nbsp; Acara selanjutnya yaitu pemberian\nmateri assesmen problem psikologi pascabencana, yang disampaikan oleh Bapak\nAndika Arif&nbsp; Maulana, M.Psi., Psikolog,\nbeliau menyampaikan pengertian assesmen dan apa saja yang perlu digali\/dicari\ndan bagaimana melakuakn asesmen yang baik. Acara selanjutnya yaitu disampaikan\noleh ibu Lainatul Mudzkiyyah, M.Psi., Psikolog, beliau menyampaikan materi\nmengenai intervensi dasar untuk problem psikologi pascabencana, selain itu\nbeliau juga memberikan praktik art\/drawing therapy, dimana peserta dibagi\nmenjadi beberap kelompok kemudian masing \u2013 masing anggota kelompok menggambar\ngambar bebas apa saja, setelah itu di presentasikan. Setelah itu, acara pun\nselesai, kemudian dilanjutkan dengan istirahat, sholat dan makan.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Acara dilanjutkan pada pukul 19.30\nyaitu disampaikan oleh Bapak, Dr. Ugung D.A., Psikolog, beliau menyampaikan\nmateri mengenai penyamaan persepsi pendampingan psikologi pascabencana di Jawa\nTengah dan sekaligus memeberikan simulasi penyusunan program psikologi untuk\npendampingan pascabencana. Dalam simulasi ini, peserta dibagi menjadi beberapa\nkelompok, kemudian setiap kelompok diberikan tugas untuk mencari data mengenai\nsuatu daerah, baik itu data geografis suatu daerah, data penduduk secara\nkeseluruhan, data anak-anak, ibu hamil dan lansia. Dan apa yang akan dilakukan\nkelompok tersebut jika ditugaskan di daerah tersebut, dan setelah berdiskusi,\nmasing \u2013 masing kelompok diberikan kesempatan untuk mepresentasikan hasil\ndiskusinya di depan kelas. Acara pada malam hari pun selesai, kemudian\ndilanjutkan dengan istirahat dan tidur malam.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pada pagi harinya, acara dimulai pada pukul 08.00, diisi dengan acara fun games yang dilaksanakan di luar ruangan, disekitar gedung B Fakultas Psikologi dan Kesehatan, peserta dibagi menjadi delapan kelompok, kemudian masing \u2013 masing kelompok membuat satu games, yang nantinya akan dilakuakan bersama peserta yang lainnya. Setelah itu, acara dilanjutkan di dalam ruangan, kemudian diisi oleh&nbsp; ketua HIMPSI Jateng yaitu Bapak Ouys Alkharani, M.M., M.Psi., Psikolog, beliau berpesan bahwa setalah acara ini para peserta pelatihan harus mempersiapkan diri, menambah ilmu dan kemampuan, mempersiapkan fisik dan mental sebaik mungkin sehingga nanti&nbsp; harus siap ketika ditugaskan kapanpun dan dimanapun, kemudian memberikan informasi ke fakultas\/jurusan mengenai acara PFA ini, kemudian melakukan tindak lanjut dari kegiatan ini dapat berupa, ToT (Training of Trainer), sharing session, atau kegiatan lainnya. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"571\" height=\"278\" src=\"https:\/\/pi.fud.iain-surakarta.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/image-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-861\" srcset=\"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/image-2.png 571w, https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/image-2-150x73.png 150w\" sizes=\"(max-width: 571px) 100vw, 571px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Setelah itu, acara selanjutnya yaitu diisi oleh Bapak Yudi Kurnniawan, M.Psi., Psikolog, beliau membagi perserta sesesuai dengan regional atau asal kampus masing \u2013 masing peserta yang saling berdekatan, kemudian setelah itu para peserta diberikan tugas untuk membuat suatu rancangan kegiatan tindak lanjut dari acara pelatihan PFA ini, kegiatannya dapat berupa&nbsp; workshop, seminar, ToT (Training of Trainer), atau sharing session, yang nantinya dapat dilaksanan di masing \u2013 masing regional\/kampus, sehingga nantinya diharapkan dari adanya kegiatan ini akan ada banyak mahasiswa psikologi khususnya dan masyarakat pada umumnya yang memiliki pengetahuan \/ kemampuan dalam bencana alam,&nbsp; memiliki kepedulian, dan keiklasan serta&nbsp; siap untuk ditugaskan menjadi relawan ketika suatu saat nanti terjadi suatu bencana alam. Kemudian acara pelatihan PFA selesai dan resmi ditutup oleh perwakilan dari pimpinan Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo semarang.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut saya acara seminar milenial tanggap bencana dan pelatihan keterampilan Psychological First Aid yang telah dilaksanakan selama dua hari dari hari sabtu \u2013 minggu, tanggal 26 \u2013 27 oktober 2019 kemarin sangat luar biasa sekali, saya sangat antusias sekali dalam mengikuti acara ini, karena saya mendapatkan pengetahuan yang baru mengenai bencana alam dan menjadi lebih paham dimana posisi kita sebagai sarjana psikologi dan peran apa yang dapat kita lakukan dalam penanggulangan bencana alam. Selain itu saya juga memperoleh  relasi baru, kenalan baru dari perwakilan mahasiswa dan mahasiswi jurusan psikologi yang ada di Jawa Tengah.  Manfaat  acara ini untuk jurusan Psikologi Islam IAIN Surakarta, yaitu sebagai salah satu upaya untuk bersinergi dan saling berkoordinasi dengan jurusan Psikologi lainnya yang ada di Jawa tengah, dengan HIMPSI dan pihak \u2013 pihak terkait lainnya dalam penanggulangan bencana, selain itu juga merupakan upaya untuk menunjukkan eksistensi,  dan peran aktif jurusan psikologi islam IAIN Surakarta dalam membantu permasalahan yang ada di masyarakat. Untuk kedepannya semoga mahasiswa psikologi khususnya mahasiswa psikologi islam IAIN Surakarta lebih memiliki kepedulian terhadap sesama dan dapat ikut berperan aktif  dalam penanggulangan bencana yang ada di Indonesia serta dapat berpartisipasi dalam kegiatan \u2013 kegiatan positif lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ditulis\noleh : Aris Setiawan\/171141040 (mahasiswa semester 5) <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sukoharjo \u2013 Pada hari sabtu \u2013 minggu, 26 &#8211; 27 Oktober 2019 jurusan Psikologi Islam IAIN Surakarta mengirimkan dua orang delegasinya yaitu Aris Setiawan (mahasiswa semester 5) dan Pingky Ayu Lestari (mahasiswi semester 3)&nbsp; untuk megikuti acara seminar \u201cMilenial Tanggap Bencana\u201d dan Pelatihan keterampilan \u201cPsychological First Aid untuk kasus Trauma, Depresi, dan Risiko&nbsp; Bunuh Diri&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":859,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,24,7],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/858"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=858"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/858\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":870,"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/858\/revisions\/870"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/859"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=858"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=858"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pi.fud.uinsaid.ac.id\/arsip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=858"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}