Semarang, Jumat, 29 Mei 2026. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta secara resmi menarik kembali sepuluh mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL/Magang) Kelompok II dari RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian program magang yang telah berlangsung sejak akhir Maret 2026.
Prosesi penarikan mahasiswa dilakukan oleh Sekretaris Program Studi Psikologi Islam yang juga bertugas sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Triyono, dan diterima langsung oleh pembimbing lapangan sekaligus supervisor dari pihak rumah sakit, Th. Asri L. Agenda tersebut menjadi momentum evaluasi akhir terhadap capaian kompetensi, performa, serta profesionalisme mahasiswa selama menjalani praktik psikologi klinis di lingkungan rumah sakit jiwa. Triyono menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak rumah sakit atas kesempatan belajar dan pendampingan yang telah diberikan kepada mahasiswa selama menjalani proses praktik lapangan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak RSJD Dr. Amino Gondohutomo yang telah memberikan ruang belajar, pendampingan, serta pengalaman praktik yang sangat berharga bagi mahasiswa. Kehadiran supervisor dan tenaga profesional di rumah sakit menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja profesional,” ujar Triyono.
Sebagai luaran wajib program, seluruh mahasiswa juga telah menyelesaikan laporan magang berbasis studi kasus mendalam dengan berbagai tema yang relevan dengan kondisi psikologis pasien di lapangan. Muhammad Dzaky Mubarok menyusun studi mengenai gambaran halusinasi visual dan auditori pada pasien skizofrenia tak terinci, sementara Naila Fakhira Az Zahra meneliti fenomena kecanduan rokok pada pasien skizofrenia. Septiana Nur Rahmawati mengangkat fokus pada pasien skizofrenia paranoid dengan riwayat keluarga gangguan jiwa. Tema ketidakstabilan emosi pada pasien skizofrenia dikaji oleh Ulfia Isthikomah, sedangkan Muhammad Affan Fawzi meneliti dinamika halusinasi dan pengaruhnya terhadap perilaku sosial pasien. Selain itu, Noviana Lucky Wijayanti menyusun laporan mengenai dinamika halusinasi dan kondisi emosional pasien skizofrenia paranoid. Itsna Fatimah Zahro mengkaji rasa khawatir berlebih pada pasien skizofrenia, sementara Istiana Azifah meneliti dinamika psikologis halusinasi auditori dan visual yang memengaruhi perilaku agresif pasien. Kajian mengenai perilaku agresif juga diselesaikan Amanda Lavenia Ansori melalui studi kasus pasien skizofrenia tak terinci dengan risiko perilaku kekerasan. Adapun Shofie Nur Laeli meneliti faktor-faktor penyebab skizofrenia paranoid melalui pendekatan studi kasus mendalam.
Pihak RSJD Dr. Amino Gondohutomo memberikan apresiasi terhadap dedikasi dan keseriusan mahasiswa selama menjalani proses magang. Supervisor lapangan menilai mahasiswa telah mampu menjaga etika penggalian data klinis, memahami batas profesional, serta menunjukkan sikap empatik saat berinteraksi dengan pasien. Sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan program berikutnya, pihak rumah sakit juga memberikan sejumlah masukan terkait pentingnya penguatan soft skill mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja profesional. Selain penguasaan teori dan keterampilan teknis psikologi, mahasiswa dinilai perlu dibekali kemampuan komunikasi asertif, inisiatif kerja, kedisiplinan, serta kepekaan terhadap dinamika lingkungan kerja. Kemampuan beradaptasi dan bekerja sama dalam tim lintas profesi juga menjadi aspek penting, mengingat layanan kesehatan mental melibatkan kolaborasi dengan berbagai tenaga profesional seperti dokter, perawat, psikolog, pekerja sosial, hingga tenaga rehabilitasi. Menurut pihak rumah sakit, penguatan kemampuan interpersonal tersebut akan membantu mahasiswa lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja, membangun relasi profesional yang sehat, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan terhadap pasien.
Keberhasilan program tahun ini sekaligus melanjutkan kerja sama magang antara Program Studi Psikologi Islam UIN Raden Mas Said Surakarta dan RSJD Dr. Amino Gondohutomo yang telah berlangsung selama dua tahun terakhir, yakni pada periode 2025 dan 2026. Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak dalam waktu dekat berencana menyusun dan menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) guna memperkuat kerja sama kelembagaan secara lebih terarah dan berkelanjutan. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Program Studi Psikologi Islam dapat diakses melalui akun Instagram resmi @pi.uinsurakarta.(Tj*)