Sukoharjo, Rabu 5 Juli 2023 – Program Studi Psikologi Islam melalui Jurusan Psikologi dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan Survei Kepuasan Mahasiswa Tahun 2023. Survei dilakukan secara daring melalui Google Form kepada mahasiswa Program Studi Psikologi Islam dan Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi. Rilis hasil survei disampaikan bersamaan dengan kegiatan rapat jurusan yang dilaksanakan di Aula Lt 2 FUD. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan serta memperkuat budaya evaluasi berkelanjutan di lingkungan akademik. Survei juga digunakan untuk mengukur kualitas layanan akademik, administrasi, dan fasilitas pembelajaran yang dirasakan langsung oleh mahasiswa. Penyusunan instrumen dilakukan secara sistematis dengan memperhatikan prinsip penyusunan skala dan pendekatan psikometri sehingga hasil pengukuran dapat menggambarkan tingkat kepuasan mahasiswa secara objektif, terukur, dan akuntabel.

Instrumen survei dikembangkan berdasarkan lima dimensi kualitas layanan, yaitu keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), kepastian (assurance), empati (empathy), dan tangible. Kelima aspek tersebut mencerminkan kualitas layanan dosen, tenaga kependidikan, pengelola program studi, hingga sarana dan prasarana penunjang pembelajaran. Berdasarkan hasil survei Tahun 2023 tersebut, tingkat kepuasan mahasiswa pada aspek keandalan (reliability) adalah 87%, yang menunjukkan bahwa layanan akademik dan administratif dinilai telah berjalan baik, konsisten, dan sesuai prosedur. Pada aspek daya tanggap (responsiveness) dan (assurance), masing-masing memperoleh capaian sebesar 86%, yang mencerminkan bahwa dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola program studi dinilai responsif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan sesuai standar akademik. Sementara itu, aspek empati memperoleh capaian tertinggi sebesar 88%, yang menunjukkan adanya perhatian, kepedulian, dan pendekatan humanis dalam proses pembimbingan akademik maupun pelayanan kepada mahasiswa. Adapun pada aspek tangible, tingkat kepuasan mahasiswa mencapai 87%. Penilaian ini meliputi kualitas dan kecukupan fasilitas pembelajaran seperti ruang kelas, ruang praktikum, media teknologi informasi, LCD, akses internet, serta koleksi buku di perpustakaan yang dinilai cukup mendukung proses akademik.
Hasil survei ini selanjutnya menjadi dasar penting bagi Program Studi Psikologi Islam dalam melakukan evaluasi dan pengembangan layanan secara berkelanjutan, baik melalui peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, penguatan tata kelola akademik, maupun penyempurnaan sarana prasarana pembelajaran. Selanjutnya, hasil pengukuran indeks kepuasan mahasiswa akan dianalisis secara berkala dan ditindaklanjuti pada setiap semesternya.