15 March 2022

FGD Perumusan Visi–Misi Prodi Psikologi Islam: Perkuat Scientific Vision dan Distingsi Keilmuan

Sukoharjo – Selasa, 15 Maret 2022, Program Studi Psikologi Islam melalui Tim Perumus Visi dan Misi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan visi universitas, fakultas, dan program studi, seiring transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi UIN. Kegiatan yang dilakukan di Ruang Kelas FUD ini tidak hanya menjadi fondasi dalam memperkuat identitas keilmuan, tetapi juga berfungsi sebagai media dalam merumuskan scientific vision Program Studi Psikologi Islam agar memiliki distingsi yang jelas dibandingkan dengan program studi psikologi maupun psikologi Islam di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah, dan sekitarnya. FGD difokuskan pada penjabaran kata kunci visi UIN ke dalam visi FUD dan Program Studi Psikologi Islam secara operasional. Tim perumus yang ditetapkan melalui SK Dekan Nomor 1775A Tahun 2022 melaksanakan diskusi akademik secara intensif dengan mempertimbangkan aspek internal dan eksternal secara komprehensif.

Dari aspek internal, arah keilmuan berpijak pada kekuatan riset dosen dan mahasiswa yang mengkaji dinamika psikologis masyarakat Surakarta dalam berbagai konteks, serta karakter masyarakat yang kental dengan nilai-nilai Islam dan budaya Jawa. Kondisi ini menuntut pendekatan psikologi yang integratif, kontekstual, dan sensitif terhadap nilai religius serta kearifan lokal, sekaligus menjadi basis dalam membangun keunikan keilmuan yang berakar pada realitas sosial-budaya setempat. Sementara itu, dari aspek eksternal, masukan stakeholders dan alumni menekankan pentingnya lulusan yang memiliki kompetensi khas psikologi Islam, khususnya dalam asesmen dan intervensi berbasis nilai-nilai keislaman. Kebutuhan layanan kesehatan mental berbasis agama dan budaya, serta perkembangan teknologi informasi, turut mendorong inovasi dalam pendekatan keilmuan dan praktik psikologi, sehingga lulusan tidak hanya adaptif tetapi juga memiliki keunggulan kompetitif. Sebagai sintesis, tim perumus menegaskan pengembangan psikologi Islam sebagai penciri utama program studi melalui integrasi psikologi modern, nilai-nilai Islam, dan kearifan lokal, dengan orientasi pada peningkatan kesejahteraan psikologis masyarakat Indonesia. Penegasan ini sekaligus menjadi dasar dalam membangun scientific vision yang tidak hanya mencerminkan integrasi keilmuan, tetapi juga menampilkan distingsi yang kuat di tingkat regional. 

Nantinya, rumusan tersebut dipadatkan dalam kata kunci: unggul, inovatif, psikologi Islam, akhlakul karimah, kesejahteraan psikologis, dan masyarakat Indonesia. Keenam kata kunci ini menjadi arah strategis dalam pengembangan kurikulum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil FGD ini akan dimatangkan dalam Workshop Review Kurikulum pada 23 Mei 2022 guna menghasilkan kurikulum yang komprehensif, integratif, dan aplikatif. Melalui langkah ini, FUD UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan yang unggul dan inovatif, memiliki distingsi keilmuan yang jelas, serta berakar pada nilai-nilai akhlakul karimah. (Wakhid)

FGD Perumusan Visi–Misi Prodi Psikologi Islam: Perkuat Scientific Vision dan Distingsi Keilmuan