21 May 2026

Guest Lecture Psikologi Islam: Menjembatani Wahyu dan Psikologi dalam Penguatan Keilmuan Psikologi Islam

Surakarta,  Kamis pagi, 21 Mei 2026. Eksistensi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Raden Mas Said Surakarta di jajaran penyelenggara pendidikan tinggi di Indonesia kian memperkuat posisinya di kancah nasional. Hal ini dibuktikan melalui langkah strategis dalam perluasan jejaring akademik berupa penandatanganan kerja sama formal dan pelaksanaan forum ilmiah yang mempertemukan nalar sains serta spiritualitas keagamaan pada Kamis pagi, 21 Mei 2026. Bertempat di Aula Lantai 2 Gedung FUD UIN Surakarta, institusi ini menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture and Graduate Studies Information Session sekaligus meresmikan kemitraan penting demi mendongkrak reputasi kelembagaan menuju visi internasional.

Acara penandatanganan kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi ini dilakukan secara langsung oleh Dekan FUD UIN Surakarta, Dr. Kholilurrohman, dengan disaksikan oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Nur Sidik, serta jajaran pimpinan termasuk Ketua Prodi Dr. Retno Pangestuti dan Sekretaris Prodi Psikologi Islam. Kemitraan strategis ini dikhususkan pada upaya peningkatan kerja sama terkait pengembangan prodi Psikologi Islam, yang secara spesifik menggandeng Program Studi Psikologi dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Secara mendetail, kerja sama ini mencakup penguatan kapasitas antar-dosen, pengembangan kemampuan mahasiswa, hingga kolaborasi riset dan publikasi ilmiah bersama.

Dalam sambutannya, Dekan FUD UIN Surakarta, Dr. Kholilurrohman, menegaskan bahwa penguatan posisi di tingkat nasional merupakan bekal mutlak yang harus dipenuhi sebelum melangkah ke panggung dunia. Beliau menyatakan orientasi besar FUD untuk menjadi fakultas yang unggul di tingkat internasional. Lebih lanjut, Dekan mengapresiasi kehadiran para delegasi dari Bandung yang tidak hanya hadir untuk menandatangani berkas formal kerja sama, melainkan juga berkomitmen membagikan ilmu yang dikemas dalam kegiatan visiting lecture. Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Psikologi Islam FUD UIN Surakarta, Dr. Retno Pangestuti, atau yang akrab disapa Bu Eno, menyatakan bahwa penguatan jejaring ini mengusung prinsip simbiosis mutualisme yang akan berdampak langsung pada pengakuan eksistensi prodi Psikologi Islam di level nasional.

Di samping penguatan kelembagaan, forum akademik ini secara tajam membedah tema "Ketika Psikologi Bertemu Wahyu: Implementasi Paradigma Wahyu Memandu Ilmu dalam Pengembangan Riset Psikologi Berbasis Islam di UIN Sunan Gunung Djati Bandung". Diskusi ilmiah yang diisi oleh para "perempuan hebat" dari Bandung ini menghadirkan Dr. Rosleny Marliani, M.Si., CPP. (Wakil Dekan II Fakultas Psikologi UIN Bandung) dan Dr. Elis Anisah Fitriah, M.Si. (Ketua Program Studi S2 Psikologi UIN Bandung) sebagai narasumber utama. Di hadapan sekitar 60 peserta yang terdiri dari pimpinan fakultas, dosen tetap prodi, serta mahasiswa tingkat akhir dan alumni, dibahas secara mendalam metode insersi nilai-nilai wahyu ke dalam kurikulum dan CPL untuk melengkapi keterbatasan psikologi konvensional.

Pertemuan ini sekaligus dimanfaatkan secara optimal sebagai ajang promosi bagi Program Magister (S2) Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang tengah membuka penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Tim sosialisasi memaparkan keunggulan program magister mereka yang telah menyandang status Terakreditasi Pertama dari BAN-PT dan menawarkan pilihan konsentrasi strategis, yaitu Psikologi Pendidikan dan Psikologi Keluarga. Ditunjang dengan fleksibilitas perkuliahan modern berbasis blended learning (60 persen offline dan 40 persen online) selama 4 semester, program ini menjadi peluang emas studi lanjut bagi para alumni UIN Surakarta. Pendaftaran yang dibuka hingga 20 Juni 2026 ini menawarkan biaya kuliah kompetitif dengan kurikulum kaya seperti Statistik Multivariat hingga Psikologi Islam.

Rangkaian acara yang ditutup dengan saling bertukar cinderamata ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Penandatanganan naskah kerja sama konkret berupa Implementation of Agreement (IA) ini menjadi bukti nyata komitmen kedua PTKIN dalam melahirkan riset-riset psikologi integratif berbasis tauhidullah yang solutif bagi masyarakat serta mampu membentuk kemuliaan akhlakul karimah di ruang akademisInformasi lebih lanjut mengenai Program Studi Psikologi Islam UIN Raden Mas Said Surakarta dapat diakses melalui akun resmi Instagram di pi.uinsurakarta. (Tj*)

 

Guest Lecture Psikologi Islam: Menjembatani Wahyu dan Psikologi dalam Penguatan Keilmuan Psikologi Islam