Magelang. 25 Mei 2026. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan monitoring mahasiswa kelompok III yang tengah menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL/Magang) di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ayatullah Kutub Hardew, M.Psi., Psikolog, dan disambut langsung oleh pihak Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang.
Monitoring ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan kompetensi mahasiswa selama berpraktik, memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan pembelajaran, serta menjadi ruang diskusi terbuka antara pihak kampus dan rumah sakit mengenai pengalaman maupun kendala yang dihadapi mahasiswa di lapangan. Program magang sendiri berlangsung pada periode 4–30 Mei 2026.
Selama menjalani magang, mahasiswa ditempatkan di sejumlah unit pelayanan strategis rumah sakit, yakni Poli Instalasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja (IKESWAR), Poli Medical Check Up (MCU), serta beberapa bangsal rawat inap yang menangani pasien dengan beragam kondisi psikologis dan psikiatris. Di unit-unit tersebut, mahasiswa berkesempatan untuk terlibat langsung dalam layanan psikologi dan kesehatan jiwa, berdampingan dengan peserta magang dari berbagai perguruan tinggi lain yang juga berpraktik di rumah sakit yang sama.
Melalui penempatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengamati proses layanan psikologi secara langsung, tetapi juga belajar memahami dinamika pasien secara lebih komprehensif melalui observasi klinis, wawancara klinis, dan interaksi intensif dengan tenaga kesehatan yang terlibat dalam proses penanganan pasien.
Dalam sesi monitoring, pembahasan difokuskan pada perkembangan penyusunan studi kasus yang sedang dikerjakan masing-masing mahasiswa. DPL bersama pihak rumah sakit melakukan evaluasi terhadap kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan observasi klinis, wawancara, serta pengumpulan data sebagai dasar penyusunan laporan kasus. Studi kasus yang dikerjakan mahasiswa berfokus pada penelusuran riwayat kehidupan pasien secara mendalam di setiap tahap perkembangan — mulai masa kanak-kanak, remaja, dewasa awal, hingga dewasa madya — guna mengidentifikasi faktor-faktor yang berpotensi berkontribusi terhadap munculnya gangguan skizofrenia pada subjek yang dikaji.
Monitoring ini juga menjadi forum diskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa selama proses magang, termasuk kesulitan dalam membangun komunikasi terapeutik dengan pasien serta memahami kondisi psikologis pasien yang beragam. Hingga akhir Mei 2026, seluruh mahasiswa tercatat telah aktif mengikuti kegiatan magang sekaligus memenuhi proses pengumpulan laporan akhir berbasis studi kasus dan psikoedukasi yang akan diserahkan kepada masing-masing supervisor.
Pihak RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang dan DPL mengapresiasi keseriusan mahasiswa dalam menyusun studi kasus dan laporan psikoedukasi yang selaras dengan fenomena psikologis nyata di lapangan. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga mampu membangun empati, meningkatkan sensitivitas sosial, serta memperkuat sikap profesionalisme dalam mendampingi pasien dan klien di lingkungan layanan kesehatan jiwa