Sukoharjo, Kamis (30/4/2026) — Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengalaman praktik mahasiswa melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL/Magang) Tahun 2026. Sebagai bentuk evaluasi dan pendampingan terhadap mahasiswa yang sedang menjalani magang, Program Studi Psikologi Islam melaksanakan monitoring di Pondok Pesantren Modern Assalaam, Sukoharjo, pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan monitoring dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Program Studi Psikologi Islam, Lintang Seira Putri, M.A., dan disambut langsung oleh pembimbing lapangan dari Pondok Pesantren Modern Assalaam. Monitoring ini bertujuan mengevaluasi perkembangan kompetensi mahasiswa, memastikan pelaksanaan magang berjalan sesuai target pembelajaran, serta mendiskusikan berbagai pengalaman dan kendala yang dihadapi mahasiswa selama menjalani praktik di lingkungan pesantren.
Dalam kegiatan tersebut, DPL berdiskusi dengan pembimbing lapangan mengenai perkembangan mahasiswa selama magang. Pembahasan difokuskan pada keterlibatan mahasiswa dalam berbagai layanan pendidikan dan pembinaan santri, khususnya di bidang Bimbingan dan Konseling (BK), observasi perilaku santri, administrasi layanan pendidikan, serta pendampingan kegiatan pembinaan karakter di lingkungan pesantren. Melalui magang yang telah berlangsung, mahasiswa memperoleh kesempatan memahami secara langsung dinamika kehidupan santri, proses pembentukan karakter, serta berbagai persoalan perkembangan yang muncul pada remaja usia sekolah. Pengalaman tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan teori-teori psikologi yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di lapangan.
Selain mengikuti berbagai kegiatan pesantren, mahasiswa juga mulai menyusun laporan magang berbasis studi kasus sesuai fenomena yang ditemui selama observasi dan pendampingan. Beberapa tema yang diangkat antara lain penyesuaian diri santri baru di lingkungan pesantren, dinamika homesickness pada santri, manajemen emosi remaja, motivasi belajar, perilaku disiplin, serta berbagai aspek perkembangan psikologis dalam kehidupan pesantren. Tidak hanya membahas perkembangan akademik mahasiswa, monitoring juga menjadi ruang diskusi mengenai tantangan yang dihadapi mahasiswa selama praktik lapangan. DPL bersama pembimbing lapangan memberikan arahan mengenai pentingnya menjaga etika profesi, kerahasiaan data, kemampuan membangun hubungan baik dengan santri, serta sikap profesional sebagai calon praktisi psikologi. Pihak Pondok Pesantren Modern Assalaam menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme dan keterlibatan mahasiswa selama mengikuti program magang. Mahasiswa dinilai aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan pesantren serta menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik terhadap lingkungan pendidikan berbasis pesantren. Melalui kegiatan monitoring ini, mahasiswa diharapkan dapat terus mengembangkan kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta sensitivitas sosial yang dibutuhkan dalam praktik psikologi. Program magang di Pondok Pesantren Modern Assalaam diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang.