Semarang, Kamis, 30 April 2026. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat kompetensi praktik mahasiswanya melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL/Magang) tahun 2026. Memasuki pertengahan masa magang, program studi melaksanakan monitoring mahasiswa Kelompok II di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang pada Kamis (30/4/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan oleh Sekretaris Program Studi Psikologi Islam yang juga bertugas sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Triyono, dan disambut oleh pembimbing lapangan sekaligus supervisor dari pihak rumah sakit, Th. Asri L. Monitoring ini bertujuan mengevaluasi perkembangan kompetensi mahasiswa, memastikan program berjalan sesuai target, sekaligus mendiskusikan berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan magang yang berlangsung sejak 30 Maret hingga 31 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan melakukan diskusi dan evaluasi bersama supervisor dari pihak rumah sakit terkait perkembangan mahasiswa peserta magang yang ditempatkan di sejumlah bangsal rawat inap. Pembahasan difokuskan pada perkembangan kompetensi mahasiswa dalam mengaplikasikan teori psikologi, khususnya psikologi klinis, di lapangan, terutama dalam keterampilan observasi, wawancara, serta kemampuan membangun komunikasi terapeutik dengan pasien gangguan jiwa. “Monitoring ini penting agar mahasiswa benar-benar mendapatkan pengalaman klinis yang bermakna dan mampu memahami dinamika psikologis pasien secara lebih mendalam,” ujar Triyono dalam sesi evaluasi bersama pihak rumah sakit.
Hingga akhir April 2026, mahasiswa diketahui telah aktif mengikuti berbagai kegiatan magang sekaligus mulai mempersiapkan penyusunan laporan magang berbasis studi kasus. Beragam tema yang diangkat menunjukkan ketertarikan mahasiswa terhadap dinamika psikologis pasien skizofrenia dan gangguan mental lainnya. Muhammad Dzaky Mubarok, misalnya, mengangkat studi kasus mengenai gambaran halusinasi visual dan auditori pada pasien skizofrenia tak terinci. Sementara itu, Naila Fakhira Az Zahra menyoroti fenomena kecanduan rokok pada pasien skizofrenia. Septiana Nur Rahmawati memilih fokus pada pasien skizofrenia paranoid dengan riwayat keluarga gangguan jiwa. Tema lain juga diangkat oleh mahasiswa peserta magang, seperti ketidakstabilan emosi pada pasien skizofrenia oleh Ulfia Isthikomah, serta dinamika halusinasi dan pengaruhnya terhadap perilaku sosial yang diteliti Muhammad Affan Fawzi.
Selain itu, Noviana Lucky Wijayanti meneliti dinamika halusinasi dan kondisi emosional pasien skizofrenia paranoid, sedangkan Itsna Fatimah Zahro mengkaji rasa khawatir berlebih pada pasien skizofrenia. Adapun Istiana Azifah memfokuskan penelitian pada dinamika psikologis halusinasi auditori dan visual yang memengaruhi perilaku agresif pasien. Kajian mengenai perilaku agresif juga diangkat Amanda Lavenia Ansori melalui studi kasus pasien skizofrenia tak terinci dengan risiko perilaku kekerasan. Sementara itu, Shofie Nur Laeli meneliti faktor-faktor penyebab skizofrenia paranoid melalui pendekatan studi kasus mendalam.
Tidak hanya membahas perkembangan akademik mahasiswa, monitoring tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai tantangan interaksi langsung dengan pasien gangguan jiwa. DPL bersama pembimbing lapangan memberikan arahan terkait pentingnya menjaga batas profesional, etika penggalian data klinis, serta sensitivitas dalam berkomunikasi dengan pasien. Pihak RSJD Dr. Amino Gondohutomo mengapresiasi keseriusan mahasiswa dalam menyusun studi kasus yang relevan dengan fenomena psikologis di lapangan. Supervisor juga memberikan masukan agar mahasiswa lebih mengembangkan inisiatif dan keaktifan selama menjalani proses magang. Rumah sakit menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan hingga seluruh rangkaian magang berakhir pada akhir Mei 2026 mendatang. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga membangun sensitivitas sosial, empati, serta profesionalisme saat mendampingi atau menangani pasien. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Program Studi Psikologi Islam dapat diakses melalui akun Instagram resmi @pi.uinsurakarta. (Tj*)