Kurikulum
Kurikulum Prodi Psikologi Islam disusun dan dikembangkan dalam rangka menyiapkan sumber daya unggul dalam intelektual, kompetitif, adaptif, kreatif dan mampu berdampingan dengan setiap perubahan dalam memenuhi tuntutan dan kebutuhan di era revolusi Industri 4.0 menuju era Society 5.0.
Pengembangan kurikulum difokuskan dalam menyambut Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang diharapkan dapat menjawab tantangan Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan yang sesuai perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan dunia industri, maupun dinamika masyarakat. Pengembangan kurikulum Prodi Psikologi Islam juga menekankan pada Outcome Based Education (OBE), yakni pendekatan pembelajaran yang menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, interaktif, dan efektif atau pendidikan yang berpusat pada outcome bukan hanya materi yang harus diselesaikan.
Pendekatan OBE merupakan pendekatan pembelajaran berorientasi pemberdayaan, yang melengkapi mahasiswa dengan pengetahuan, kompetensi, dan orientasi yang dibutuhkan untuk sukses setelah meninggalkan perguruan tinggi. OBE memberikan perspektif tentang apa yang penting bagi mahasiswa, dimulai sejak pengembangan kurikulum.
Pengembangan kurikulum di Prodi Psikologi Islam Psikologi UIN Raden Mas Said Surakarta tidak bisa lepas dari kebijakan asosiasi dalam hal ini adalah Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia (AP2TPI) yang memiliki kebijakan khusus terkait capaian pembelajaran serta kualifikasi dan kompetensi utama Sarjana Psikologi yang didasarkan pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).