
Surakarta, 12 Mei 2026 — Program Studi S1 Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kegiatan asesmen lapangan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 11–13 Mei 2026, secara luring dan dipusatkan di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat UIN Raden Mas Said Surakarta.
Pelaksanaan Asesmen Lapangan ini menjadi bagian penting dalam proses re-akreditasi Program Studi Psikologi Islam sekaligus momentum evaluasi dan penguatan mutu pendidikan tinggi, baik pada tingkat program studi, fakultas, maupun universitas. Melalui asesmen ini, Program Studi Psikologi Islam berupaya menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas tata kelola akademik, pengembangan tridharma perguruan tinggi, serta peningkatan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan keilmuan dan kebutuhan masyarakat.
Asesmen Lapangan ini menghadirkan dua asesor BAN-PT, yakni Prof. Dr. Erika Setyanti Kusumaputri, M.Si. (UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta) dan Prof. Dr. Suryanto, M.Si., Psikolog (Universitas Airlangga Surabaya). Keduanya hadir untuk melakukan visitasi, verifikasi dokumen, serta konfirmasi terhadap berbagai bukti dukung yang telah diajukan oleh Program Studi Psikologi Islam dalam proses akreditasi. Kegiatan pembukaan dimulai pukul 08.00 WIB dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars UIN Raden Mas Said Surakarta, dan Hymne Psikologi yang dipandu oleh Any Rahmawati, S.Pd., M.Pd. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh Nur Fatimah, M.Sos., pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Lidzikrillah, mahasiswa Psikologi Islam semester II, serta penayangan video profil Program Studi Psikologi Islam yang menampilkan perjalanan, capaian, serta kontribusi prodi dalam pengembangan psikologi berbasis nilai-nilai Islam. Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dan Lembaga, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, stakeholder, serta sivitas akademika Program Studi Psikologi Islam. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan mutu dan pengembangan program studi secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag., menyampaikan beberapa pengantar mengenai perkembangan kampus yang saat ini terus menunjukkan capaian strategis di tingkat nasional sekaligus mulai membangun embrio internasionalisasi kelembagaan. Menurut Rektor, berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas tata kelola, akademik, penelitian, serta penguatan daya saing lulusan. Rektor juga menegaskan bahwa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah selama ini memiliki budaya pelayanan akademik yang baik kepada mahasiswa sebagai salah satu upaya mempertahankan kualitas dan akreditasi program studi di lingkungan fakultas. Oleh karena itu, pelaksanaan re-akreditasi Program Studi Psikologi Islam menjadi langkah penting dalam menjaga eksistensi dan pengakuan negara terhadap kualitas prodi dalam menjawab tantangan perkembangan zaman, khususnya yang berkaitan dengan persoalan kepribadian, kesehatan mental, dan kebutuhan masyarakat modern.
Menurut Rektor, Program Studi Psikologi Islam memiliki posisi strategis karena mampu menghadirkan pendekatan keilmuan psikologi yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam. Hal tersebut menjadi penting di tengah berbagai dinamika sosial yang membutuhkan kehadiran tenaga profesional yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat. Rektor berharap Program Studi Psikologi Islam dapat terus melanjutkan profesionalismenya dalam mencetak lulusan yang unggul di berbagai bidang, seperti asisten psikolog dan konselor islami, pengelola sumber daya manusia, peneliti, motivator, entrepreneur islami, dan beragam profil lulusan yang lain. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu kekuatan Prodi Psikologi Islam karena hampir seluruh lulusannya mampu terserap di dunia kerja dalam berbagai sektor dan profesi. “Harapannya, Prodi Psikologi Islam dapat terus melanjutkan profesionalismenya dan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah tetap menjadi fakultas yang unggul dan berprestasi,” ungkap Rektor.

Sementara itu, dalam sambutannya, Prof. Dr. Suryanto, M.Si. menegaskan bahwa kehadiran asesor dalam asesmen lapangan bertujuan untuk melakukan konfirmasi terhadap berbagai bukti dukung yang telah diajukan dalam borang akreditasi. Menurutnya, proses asesmen lapangan menjadi bagian penting untuk melihat kesesuaian antara dokumen administrasi dengan implementasi nyata di lapangan. “Kami ke sini untuk melakukan konfirmasi apakah bukti yang ada sudah sesuai dengan yang telah diajukan,” ujarnya. Rangkaian pembukaan asesmen kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Dr. H. Lukman Harahap, S.Ag., M.Pd., sebelum dilanjutkan dengan proses asesmen lapangan secara menyeluruh.

Dalam proses asesmen tersebut, para asesor melaksanakan sesi bersama Unit Pengelola Program Studi (UPPS), pelaksana penjaminan mutu internal, serta jajaran manajemen fakultas dan universitas. Sesi ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, Ketua Program Studi S1 Psikologi Islam, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), kepala laboratorium, perwakilan LPPM, PTIPD, perpustakaan, Direktorat Data dan Informasi, serta unit-unit lain yang relevan dengan pelaksanaan asesmen lapangan. Melalui sesi ini, asesor melakukan pendalaman terkait tata kelola kelembagaan, sistem penjaminan mutu, dukungan sarana-prasarana, pengelolaan data akademik, serta sinergi antarunit dalam mendukung pengembangan Program Studi Psikologi Islam.
Selain itu, dilakukan pula sesi konfirmasi data Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) bersama pimpinan fakultas, Ketua Program Studi, dan tim akreditasi. Pada sesi ini asesor melakukan verifikasi terhadap data akademik, capaian tridharma perguruan tinggi, publikasi ilmiah, kerja sama, luaran mahasiswa, serta berbagai indikator kinerja program studi yang telah diajukan dalam dokumen akreditasi.
Asesmen lapangan juga mencakup sesi dialog bersama dosen tetap program studi (DTPS) dan tenaga kependidikan untuk mendalami pelaksanaan proses pembelajaran, budaya akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, pelayanan administrasi, hingga pengembangan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Program Studi Psikologi Islam.

Tidak hanya itu, asesor juga melakukan sesi bersama mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan secara hybrid. Dalam sesi tersebut, mahasiswa menyampaikan pengalaman akademik dan pengembangan kompetensi selama menempuh studi di Program Studi Psikologi Islam. Sementara alumni dan pengguna lulusan memberikan gambaran mengenai relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja serta kontribusi lulusan di masyarakat dan berbagai sektor profesional. Sebagai bagian dari asesmen, para asesor turut meninjau berbagai fasilitas pendukung pembelajaran dan layanan akademik, termasuk ruang kelas, laboratorium psikologi, fasilitas layanan mahasiswa, ruang administrasi, serta sarana-prasarana lainnya yang mendukung proses pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Proses visitasi para asesor BAN-PT dalam rangka re-akreditasi Program Studi Psikologi Islam kemudian berakhir pada Selasa malam, 12 Mei 2026. Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Dr. Kholilurrohman, yang mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian asesmen lapangan. “Alhamdulillah proses visitasi para asesor telah selesai dengan lancar,” ungkap Dekan.
Dekan juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa catatan dan masukan strategis dari para asesor sebagai bagian dari evaluasi dan pengembangan Program Studi Psikologi Islam ke depan. Menurutnya, seluruh masukan tersebut menjadi bahan refleksi penting bagi fakultas dan universitas dalam meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola kelembagaan.

Prof. Dr. Erika Setyanti Kusumaputri, S.Psi., M.Si. menyoroti hasil visitasi dan dialog bersama dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta stakeholder sebagai bagian dari diskusi keilmuan yang sangat menarik. Menurutnya, berbagai temuan dan dinamika akademik yang ditemui selama proses asesmen dapat menjadi bahan pengembangan diskusi dan penguatan keilmuan psikologi Islam, baik di lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta maupun di perguruan tinggi lainnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Suryanto, M.Si. memberikan sejumlah catatan strategis terkait pengembangan Program Studi Psikologi Islam dalam mendukung agenda internasionalisasi universitas. Menurutnya, Prodi Psikologi Islam memiliki berbagai potensi yang masih dapat terus dioptimalkan, baik dari aspek pengembangan lulusan, penguatan jejaring profesional, maupun pengembangan laboratorium psikologi yang dinilai memiliki nilai akademik sekaligus potensi ekonomi bagi program studi, fakultas, hingga universitas. Di sisi lain, Prof. Suryanto juga menekankan pentingnya penegasan arah keilmuan Program Studi Psikologi Islam di masa mendatang. Menurutnya, program studi perlu memperjelas positioning akademiknya, apakah akan tetap menguatkan identitas sebagai Psikologi Islam atau Prodi Psikologi. Penegasan arah keilmuan tersebut dinilai penting karena akan berdampak terhadap pengembangan kurikulum, orientasi akademik, jejaring keilmuan, hingga peluang dan akses lulusan dalam melanjutkan pendidikan profesi psikologi.
Seluruh catatan dan masukan dari para asesor diterima secara terbuka oleh pimpinan fakultas dan universitas. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Zainul Abas, yang hadir mewakili Rektor dalam penutupan seremonial Asesmen Lapangan. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I menyampaikan apresiasi atas seluruh masukan dan rekomendasi yang diberikan para asesor. Menurutnya, berbagai catatan tersebut akan menjadi referensi penting dalam meningkatkan kualitas dan keunggulan Program Studi Psikologi Islam di masa mendatang.
Beliau juga berharap pelaksanaan asesmen lapangan ini dapat memberikan hasil terbaik sebagaimana yang diharapkan seluruh sivitas akademika Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta.

Secara terpisah, Ketua Program Studi Psikologi Islam, Dr. Retno Pangestuti, M.Psi., Psikolog, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Asesmen Lapangan Program Studi Psikologi Islam. Apresiasi tersebut disampaikan kepada pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta para stakeholder yang telah terlibat aktif sejak proses penyusunan borang akreditasi, pemenuhan dan pelengkapan data dukung, hingga pelaksanaan asesmen lapangan. Menurutnya, pelaksanaan asesmen lapangan merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dan mitra Program Studi Psikologi Islam dalam membangun budaya mutu dan penguatan tata kelola akademik yang berkelanjutan.
“Terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan dedikasi seluruh pihak yang telah membersamai proses asesmen ini. Semoga pelaksanaan Asesmen Lapangan ini membawa dampak positif bagi pengembangan Program Studi Psikologi Islam dan memperoleh hasil terbaik dalam status akreditasi,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan ini, Program Studi S1 Psikologi Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu akademik, memperkuat integrasi keilmuan psikologi dan keislaman, serta menghasilkan lulusan profesional yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan perkembangan keilmuan psikologi Islam di masa depan. (Tj*