Pattani, Thailand. 25 Juni 2026. Tiga mahasiswa Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, yaitu Sabila Azizah Febriani, Sabrina Aufa Fadilah Sidik, dan Muflihah Putri Delima, mendampingi ratusan siswa dalam kegiatan pembinaan karakter Islami di โรงเรียนส่งเสริมอิสลามศึกษา (Sekolah Pengembangan Pendidikan Islam), Pattani, Thailand Selatan, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian dan magang lintas negara yang diikuti ketiga mahasiswa tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Student Mobility yang mencakup Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kuliah Kerja Lapangan (KKL), dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) lintas negara yang diikuti ketiga mahasiswa tersebut.

Bertempat di aula sekolah, ratusan siswa dari berbagai jenjang duduk bersaf mengikuti rangkaian kegiatan berupa tausiyah, hafalan Al-Qur'an, dan pembinaan karakter yang dipandu oleh ustaz dan guru setempat. Ketiga mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta berperan aktif membantu mengkondisikan peserta serta memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan tertib hingga selesai. Keterlibatan langsung di lapangan tersebut memberi mahasiswa kesempatan mengamati secara langsung bagaimana sekolah Islam di Pattani membangun kedisiplinan, spiritualitas, dan karakter siswa dalam satu kegiatan yang terstruktur. Dinamika ratusan siswa yang tertib namun tetap antusias dan aktif berpartisipasi menjadi bahan observasi yang relevan dengan kajian Psikologi Islam, mengingat nilai-nilai Islam yang menjadi ruh kegiatan tersebut dinilai memiliki kedekatan kuat dengan tradisi keilmuan Islam di Indonesia, meski berlangsung di negara yang berbeda.
Selain memperoleh pengalaman lintas budaya, mahasiswa juga memperdalam pemahaman mengenai penerapan nilai-nilai Islam dalam sistem pendidikan di kawasan Asia Tenggara. Interaksi langsung dengan lingkungan sekolah Islam di Pattani membuka wawasan tentang peran psikologi dalam mendukung proses pendidikan, pembentukan karakter, dan kesehatan mental siswa dalam bingkai nilai-nilai Islami.
Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antarlembaga pendidikan Islam di tingkat internasional dan membuka peluang kolaborasi lebih luas di masa mendatang. Program Studi Psikologi Islam UIN Raden Mas Said Surakarta berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin, sejalan dengan komitmen mencetak lulusan yang unggul secara akademik sekaligus siap berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan dan konseling berbasis Islam, baik di tingkat nasional maupun regional Asia Tenggara. (Sabila Azizah, dkk*)