Klaten, 7 September 2023. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa di bidang psikologi pendidikan. Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 1 Karangnongko selama satu bulan, terhitung sejak 07 Agustus hingga 06 September 2023.
Kegiatan PPL ini diikuti oleh enam mahasiswa, yaitu Asrafi Ihsan Ramadhan, Milata Maarifatonah, Muhammad Fauzi Khairulloh, Hafidh Muhsin, Putri Amalia Nur Jannah, dan Ervin Bagaskoro, yang tergabung dalam Kelompok 9. Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa mendapatkan bimbingan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan, Wakhid Musthofa, M.Psi., Psikolog.

Pelaksanaan magang diawali dengan proses pengenalan lingkungan sekolah serta observasi terhadap kondisi siswa dan sistem pembelajaran yang berjalan. Mahasiswa kemudian melakukan berbagai tahapan kegiatan, mulai dari penyusunan dan penyebaran angket kebutuhan siswa, wawancara, hingga observasi untuk menggali informasi terkait kondisi psikologis dan kebutuhan peserta didik. Berdasarkan hasil asesmen tersebut, mahasiswa menyusun program intervensi berupa pemberian materi psikologi yang relevan dengan kebutuhan siswa.
Dalam prosesnya, mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas dengan memberikan materi terkait motivasi belajar, kesehatan mental, pencegahan bullying, serta pengembangan komunikasi interpersonal. Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan praktik sebagai pendamping kelas dan berperan layaknya guru bimbingan dan konseling. Tidak hanya itu, layanan konseling individu juga diberikan kepada siswa yang membutuhkan pendampingan khusus, dengan tetap berada di bawah supervisi guru BK dan dosen pembimbing.
Kegiatan magang ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada keterlibatan sosial di lingkungan sekolah. Mahasiswa turut mengikuti berbagai kegiatan sekolah seperti upacara bendera, senam bersama, serta kegiatan interaksi sosial lainnya yang memperkuat hubungan dengan siswa maupun tenaga pendidik.

Selama pelaksanaan PPL, mahasiswa menemukan sejumlah fenomena penting di lapangan, di antaranya masih adanya kasus bullying, rendahnya kemampuan komunikasi interpersonal pada sebagian siswa, serta kebingungan siswa dalam merencanakan karir di masa depan. Di sisi lain, mahasiswa juga melihat potensi positif berupa tingginya motivasi belajar siswa yang dapat terus dikembangkan melalui pendekatan psikologis yang tepat.
Secara keseluruhan, kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan ini memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan teori yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik langsung di dunia pendidikan. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kesiapan profesional sebagai calon praktisi psikologi di bidang pendidikan.