Surakarta, 1 Agustus 2022 jam 09.00 WIB. Praktek Pengalaman Lapangan (ppl) atau yang sering disebut dengan magang merupakan mata kuliah wajib dengan bobot 3 sks yang bergabung dengan program kkl, ppl adalah program yang dilakukan untuk sarana pembelajaran bagi mahasiswa yang menekankan pada pengalaman langsung (experiential learning), yang berisi kegiatan pengembangan kompetensi mahasiswa dalam proses pengaplikasian teori maupun praktik dalam perkuliahan dan diharapkan dapat membentuk kemampuan mahasiswa untuk memahami dan menganalisis fenomena maupun perkembangan terbaru dalam dunia kerja di bidang Psikologi.. Melalui PPL/ Magang, mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan dan budaya kerja yang diterapkan oleh mitra.

Pada tahun ini, Program Studi Psikologi Islam UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan kegiatan PPL yang dilaksanakan selama satu bulan di bulan agustus, kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa PI khususnya angkatan 2019, dan juga angkatan 2017 maupun 2018 yang belum mengikuti program ppl di tahun-tahun sebelumnya. Ada sekitar 160 mahasiswa yang terbagi menjadi 10 kelompok peserta ppl dengan masing-masing dosen pembimbing lapangan yang tentunya berbeda. Untuk mahasiswa PPL kelompok 2 dengan dosen pembimbing lapangan Ibu Dr. Gadis Deslinda, M.Psi., Psikolog. Didalamya terdapat 4 sub-kelompok yang melalukan ppl di lokasi yang berbeda, antara lain; 10 mahasiswa di Griya PMI Surakarta, 1 mahasiswa di SMPN 1 Sidoarjo, 2 mahasiswa di PT. Tri Sejahtera Sragen, dan 2 mahasiswa di Suvarna Group. Serah terima mahasiswa ppl kelompok 2 yang ditempatkan di Griya PMI Surakarta dihadiri oleh rekan-rekan mahasiswa beserta Ibu Dr. Gadis Deslinda, M.Psi., Psikolog selaku dosen pembimbing lapangan dan juga Ibu dr. Farida Nuraini Ratnawati, M.Si selaku Pimpinan Griya PMI Surakarta (Kepala Bagian Pelayanan Sosial).

Griya PMI Surakarata merupakan suatu tempat yang bertujuan membantu orang-orang dalam keperluan dan perawatan sehari-hari bagi penyandang gangguan jiwa dan lansia yang terlantar maupun dititipkan. Griya PMI sendiri memiliki visi dan misi berupa memanusiakan manusia. Di dalam Griya PMI Surakarta terdapat dua bentuk kepedulian yang diberi nama Griya PMI Peduli dan Griya PMI Bahagia. Griya PMI Peduli diperuntukkan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) baik yang dititipkan maupun yang terlantar atau tidak diketahui secara jelas tentang latar belakang keluarganya. Griya PMI Bahagia diperuntukkan bagi orang yang berusia lanjut (Lansia) yang tidak diketahui secara jelas tentang latar belakang keluarganya maupun di titipkan oleh keluarganya. Kedua bentuk tersebut, yaitu ODGJ maupun Lansia yang berada di Griya PMI, memiliki sebuah sebutan berupa warga. Griya PMI memberikan perawatan baik berupa medis ataupun non medis kepada warga, antara lain pengobatan kontrol rutin dokter, dan pengecekan kesehatan setiap seminggu sekali oleh dokter umum yang bertugas. Sedangkan perawatan non medis yaitu berupa makan setiap 3 kali sehari, memandikan, mengajak bicara (pendampingan), dan lain sebagainya.








